Gubernur Aceh bersama Anggota DPRA Yahdi Hasan Peduli dan Bantu Langsung Korban Banjir di Aceh Tenggara
Kutacane ; pas-tv.com [21-12-25]
Gubernur Aceh Muzakir Manaf didampingi Yahdi Hasan Ramud Anggota DPRA dari dapil VIII Aceh Tenggara dan Gayo Lues ikut keliling ke lokasi Banjir Aceh Peduli dan terus membawa Bantuan untuk korban,
Dalam kunjungan ke Kutacane Aceh Tenggara Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem mengaku telah meminta bantuan dari pemerintah pusat maupun para donatur untuk membantu tenda ukuran 4x4 meter untuk pengungsi. Hal itu diperlukan sembari menunggu pembangunan rumah bantuan untuk korban banjir besar dan longsor di Aceh.
"Saya sudah pesan kepada pemerintah pusat, donatur-donatur untuk membantu tenda-tenda pengungsian yang ukuran 4x4 untuk setiap kepala keluarga (KK) bagi korban terdampak banjir," ujar Mualem dalam kunjungan kerjanya ke posko pengungsia di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Sabtu, 20 Desember 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Mualem turut meninjau kondisi beberapa jembatan yang putus di Aceh Tenggara, seperti Jembatan Desa Mbarung dan Jembatan Desa Natam. Dia juga menyempatkan berkunjung ke posko pengungsian serta memantau wilayah terdampak banjir di Desa Bener Pepapah dan Desa Leuser, di Kecamatan Ketambe.
Turut serta dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal, Anggota DPR Aceh Yahdi Hasan, Ketua DPRK Aceh Tenggara Deny Pebrian Roza, Kasdim 0108 Aceh Tenggara, dan Sekda Kabupaten Aceh Tenggara Yusrizal.
Mualem mengatakan kunjungan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Aceh dalam mempercepat penanganan bencana. Dia juga ingin memastikan kondisi para pengungsi serta meninjau langsung infrastruktur yang terdampak banjir.
"Musibah yang terjadi merupakan ujian dari Allah SWT. Kita ini sedang diuji oleh Allah. Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Semoga ke depan kita diberikan yang terbaik serta kesabaran dalam menghadapi musibah ini," kata Mualem lagi.
Mualem menegaskan Pemerintah Aceh akan terus mengupayakan pemenuhan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir.
Sementara terkait bantuan dari pihak asing masuk ke Aceh, Mualem kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak.
"Asalkan mereka ikhlas kita tidak menolak, jika ada yang membantu korban bencana di Aceh meskipun dari pihak asing, kita terima," ucapnya.
Sementara itu, Camat Ketambe, Miftahul menyebutkan saat ini kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar pokok masyarakat terdampak banjir masih terpenuhi baik yang tinggal di pengungsian maupun di tempat saudara.
sumber ; [Tim/wa]
Komentar via Facebook